Rabu , November 29 2017
Home / Catatan Perjalanan / ULU KASOK : Raja Ampat-nya kampar

ULU KASOK : Raja Ampat-nya kampar

Pemandangan ULU KASOK, Raja Ampat-nya Kampar (foto : @afvendiant)

ULUKASOK, RAJA AMPAT-NYA KAMPAR

Wisata Alam Ulu Kasok adalah salah satu destinasi wisata alam baru yang berada di Kabupaten Kampar, Riau. Tempat wisata ini mulai tenar beberapa bulan kemarin ketika viral di media sosial. Destinasi wisata Ulu Kasok ini mirip dengan Raja Ampat di Papua jika dilihat dari atas ketinggian. Oleh karena itu, Wisata Alam Ulu Kasok juga dikenal sebagai Raja Ampat-nya Kampar.

Ulu Kasok sebenarnya adalah Waduk Buatan yang di dasarnya berupa 3 desa yang ditenggelamkan (bukan oleh ibu Susi) untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Koto Panjang. Karena kontur daerah ini memang berbukit-bukit, maka dari puncak-puncak bukit yang tidak tenggelam terciptalah ‘pulau-pulau kecil’ dengan latar belakang perbukitan yang lebih tinggi.  Pulau-pulau nan hijau karena masih banyak ditumbuhi pepohonan, dengan air waduk yang juga berwarna kehijauan. (mungkin) karena bagian dasar danau masih terdapat banyak tumbuhan-tumbuhan hijau atau banyak alga atau ganggang hijau yang hidup di dalam air waduk sehingga warna air terlihat kehijauan.

Wisata Alam Ulu Kasok cukup mudah dijangkau dari Kota Pekan Baru. Untuk mencapai tempat wisata ini kita bisa menggunakan mobil pribadi, sepeda motor, ataupun angkutan umum dari Pekanbaru-Payakumbuh. Hanya sekitar satu setengah hingga dua jam menggunakan mobil atau motor. Tempat wisata ini juga tak jauh dari badan jalan Bangkinang – Payakumbuh, sehingga tidak sulit untuk menemukannya. Namun sayangnya belum ada plang papan nama besar yang terlihat menarik, sehingga pengendara mobil yang baru melintas di jalan ini mungkin tidak akan tahu bahwa disini ada wisata alam yang ciamik.

Panorama Wisata Alam Ulu Kasok yang mirip Raja Ampat (Foto oleh : @afvendiant)
Panorama Wisata Alam Ulu Kasok, Kampar, Riau, yang mirip Raja Ampat (Foto oleh : @afvendiant)

Untuk menikmati pemandangan ala Raja Ampat, kita harus berjalan sekitar 500 meter mendaki ke atas bukit. Jalannya masih berupa tanah plus kerikil khas perbukitan. Jika tak ingin jalan kaki, kita juga bisa menyewa jasa ojek dengan tarif 20.000 PP. Jika berjalan kaki mungkin membutuhkan waktu 10-20 menit untuk bisa sampai. Jika menggunakan jasa ojek tak sampai 5 menit kita sudah bisa menikmati pemandangan alam yang indah.

Tiket masuk Wisata Alam Ulu kasok masih tergolong murah. Hanya 5.000 rupiah saja. Di area wisata juga terdapat warung-warung yang menjajakan minuman dan makanan. Ada juga jasa penyewaan sandal jepit bagi yang salah kostum, terutama perempuan yang menggunakan sepatu berhak tinggi. Selain itu ada juga jasa sewa payung bagi pengunjung yang takut hitam dengan tarif 10.000.

Bagi kawan-kawan traveler yang sedang berkunjung di wilayah Riau atau Sumbar, sempatkan untuk mampir menikmati keindahan alam di Ulu Kasok. Hitung-hitung menikmati pemandangan ala Raja Ampat walaupun KW. Kalo Raja Ampat Ori berat di ongkos, Gaes. 😀

loading...

About afvendiant

Check Also

Puncak Gunung Ciremai (foto : @afvendiant)

CIREMAI : Sekali Lagi (Part 1)

CIREMAI : Sekali lagi Ciremai Sekali Lagi adalah judul yang terlintas saat mulai menulis (baca …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

this is a cache: 0.00303