Selasa , Agustus 2 2016
Home / Artikel Bebas / Tempat Berlindung Pendaki Gunung
tenda di malam hari - tempat berlindung pendaki di malam hari
tenda di malam hari - tempat berlindung pendaki di malam hari

Tempat Berlindung Pendaki Gunung

Saat kita mendaki gunung, umumnya para pendaki gunung yang akan memulai atau para orang tua yang tak pernah merasakan naik naik ke puncak gunung, mesti akan bertanya, “di gunung tidur dimana?” atau “di gunung kalau hujan gimana?” atau “di gunung kalau mau pipis gimana?” “di gunung kalau makan gimana?” Dari sekian banyak pertanyaan yang diajukan, kali ini akan membahas dulu tempat berlindung pendaki ketika berada di gunung.

Oke, sebagai pendaki gunung, tentu kita tidak asing dengan tenda. Atau hammock? Nah, 2 barang tersebut merupakan salah dua tempat berlindung pendaki ketika berada di gunung. Bicara tentang tenda, mungkin sudah banyak tau tenda bisa memiliki 2 dinding (kita menyebut dengan flysheet untuk dinding terluar) dan tenda biasa yang tidak memiliki flysheet. Saya ingat dulu saat mendaki pertama kali, saya menggunakan tenda yang tidak memiliki flysheet. Walhasil, ketika pagi, tenda akan tembus air.

Sepertinya, sudah banyak model tenda yang menggunakan flysheet sekarang. Di tempat persewaan pun, sepertinya banyak juga yang sudah menyewakan model ini. Tentunya, model tenda seperti ini memiliki banyak keuntungan dibandingkan dengan tenda yang tidak memilki flysheet. Salah satunya ketika hujan datang. Tentunya, air hujan akan menyerang flysheet terlebih dahulu, mengirimkan air ke bawah sebelum sempat menyentuh tenda di dalam.

Tenda dengan flysheet tentunya juga hangat, enak buat yang mendaki sore dan nge-camp malam hari. Bisa pulas tidur kayak dirumah sendiri. Tapi, ada juga hal yang kurang dari tenda model ini. Flysheet tambahan membuat tambahan beban, brarti juga ekstra tempat di tas kerilmu. Pastikan mengorganisir barang barang di kerilmu dengan enak.

Tenda Dome, Bagaimana Cara Kalian Packing?

Oke, kita sudah membahas bagian tenda. Sekarang, apa lagi yang bisa digunakan pendaki saat berlindung di gunung? Ya, terpal (Tarps). Masih belum bisa membayangkan? Seperti ini gambarannya.

terpal. Sumber: http://www.wildbackpacker.com/
terpal. Sumber: http://www.wildbackpacker.com/

Ini buat pendakian yang mau light alias ringan. Cukup bawa terpal dan tali, cari pohon atau sangkutin di batu besar, jadi deh. Jangan lupa matras dan sleeping bag biar ndak kedinginan di malam hari.

Ada juga yang namanya hammock. Ini juga yang mau mendaki enteng enteng saja. Pendakian santai kayak di pantai, slow kayak di pulau. Hammock ini juga bisa di gabungkan dengan flysheet atau terpal. Bisa melindungi dari hujan juga kan, tapi tetap bergaya.

ilustrasi hammock
ilustrasi hammock

Sepertinya sulit kalau pakai hammock di Merapi. Terpal sepertinya masih masuk deh.

Hal terakhir yang bisa digunakan sebagai tempat berlindung pendaki ketika berada di gunung adalah gua atau celah atau ceruk yang bisa digunakan untuk tempat berteduh. Ya, macam orang gua. Di merbabu ada itu, bahkan pake keramik :). Di gunung Merapi juga ada, tapi sempit dan sepertinya kalau hujan tidak rekomended.

Oke, sekian. Begitu cara jawab ketika ada orang bertanya pertanyaan di paragraf kepada anda, hai para penjelajah gunung :)

loading...

About kosongduadua

Suka naik-naik ke puncak gunung. Tinggi tinggi sekali. Masih penjelajah pemula. Jangan dibully. Drop anything to kosongduadua@pmtgadventure.com

Check Also

Soe Hok Gie di Tugu Puncak Triangulasi Pangrango
(Sumber:http://cdn.klimg.com/merdeka.com/i/w/news/2014/01/29/313732/670x335/soe-hok-gie-si-china-kecil-yang-bahagia-mati-muda.jpg)

Puisi-puisi Soe Hok Gie

Hai Petualang, pecinta ketinggian! kali ini saya akan mem-posting puisi puisi Soe Hok Gie yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

this is a cache: 0.00754