Rabu , November 29 2017
Home / Catatan Perjalanan / KANTONG SEMAR Berserakan di Tepi Jalan

KANTONG SEMAR Berserakan di Tepi Jalan

Kantong Semar (Nepenthes sp) di antara rerumputan di Tepi Jalan Lintas Sumatera (Foto oleh : @afvendiant)

KANTONG SEMAR BERSERAKAN DI TEPI JALAN

Seturun dari atas Bukit Ulu kasok, aku segera bergabung dengan keluarga yang tidak ikut naik ke atas bukit. Karena memang sebenarnya kami berhenti di sini hanya untuk mencari toilet. Di dekat tempat parkir mobiljuga ada warung yang makanan dan minuman panas maupun dingin. harganya pun tergolong murah. Enam ribu rupiah untuk Coffee Shake, es kopi yang diblender.

Sembari beristirahat, aku melemparkan pandangan ke lereng tebing seberang jalan. di sana terlihat banyak bentuk seperti Kantong Semar. Aku yang sedari tadi di perjalanan melihat keluar jendela mobil melihat banyak Kantong Semar tumbuh di tebing-tebing pinggir jalan, memutuskan untuk menyeberang jalan aspal. Tak lain untuk menemui tumbuhan, yang sepengetahuanku, langka itu.

Lereng/ Tebing di Seberang Jalan yang banyak ditumbuhi Kantong Semar (Foto oleh : @afvendiant)
Lereng/ Tebing di Seberang Jalan yang banyak ditumbuhi Kantong Semar (Foto oleh : @afvendiant)

Setelah sampai di seberang jalan, mata menyisir dari atas hingga bawah, ke kanan dan kiri, banyak Kantong Semar yang tumbuh liar bak jamur di musim hujan. Entah ada berapa individu, yang jelas buanyak. Berserakan di tepi jalan lintas Sumatera yang sepi.

Dulu waktu masih sering naik Gunung Andong, Magelang, paling kulihat tumbuhan ini hanya 1 atau 2 individu saja. Tak jarang beberapa hari atau bulan kesana lagi, Kantong Semarnya sudah raib diambil setanah-tanahnya oleh ‘hunter’. Duh.. Kini di sini, di pinggir jalan lintas Sumatera, ratusan bahkan ribuan Kantong Semar tumbuh dengan tenang bersama rerumputan dan paku-pakuan.

Kantong Semar yang banyak ditemukan di Lereng di Tepi Jalan Lintas Sumatera (Foto Oleh : @afvendiant)
Kantong Semar yang banyak ditemukan di Lereng di Tepi Jalan Lintas Sumatera (Foto Oleh : @afvendiant)

Masih belum cukup akan kekaguman bertemu Nepenthes sp (belum tau nama ilmiah lengkapnya), Aku segera mengabadikannya dengan kamera HP seadanya. Mengambil beberapa jepretan untuk kenangan dan pembelajaran di hari depan. Bahwa masih banyak hal yang belum ku tahu di luar sana. Mungkin di Jawa, Kantong Semar yang tumbuh di alam sudah bisa dibilang sedikit dan cukup langka. Namun di sini, mungkin seminggu tak cukup untuk menghitung jumlah kantong dari semua Kantong Semar yang ada.

Sebenarnya, Aku masih belum puas menikmati keeksotisan Kantong Semar di tepi jalan, namun kami harus segera melanjutkan perjalanan lagi. Masih cukup jauh untuk sampai di rumah saudara di Pandai Sikek, di kaki Gunung Singgalang, tempat kami menginap malam ini.

loading...

About afvendiant

Check Also

Ngopi di Campsite Gunung Andong, 19 Mei 2013 (foto oleh : @afvendiant)

BETAPA ENAKNYA NAIK GUNUNG ANDONG JAMAN DULU

BETAPA ENAKNYA NAIK GUNUNG ANDONG JAMAN DULU Naik Gunung. Berbicara tentang naik gunung, yang terlintas …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

this is a cache: 0.00235